Penerima Raskin Berkurang
JEPARA - Penerima beras
untuk masyarakat miskin (Raskin) tahun ini berkurang dibandingkan 2012 lalu.
Tahun ini penerima Raskin hanya 85.595 Kepala Keluarga (KK) dengan volume beras
15.405 ton. Padahal di 2012 penerima Raskin mencapai 99.838 KK dengan volume
beras 17.978,4 ton.Kabag Perekonomian Jepara Salembayong menjelaskan alasan
mengapa pengurangan raskin tahun ini dilakukan ia tidak tahu pasti. Ini dikarenakan,
penentuan penerima raskin dari pusat.
“Saya tidak tahu
mengapa Raskin berkuran. Hal itu merupakan kebijakan pusat. Indikator pengurangan
yang tahu pusat,” paparnya, kemarin.
Ia
menambahkan pengurangan raskin tahun ini tidak hanya terjadi di Jepara akan
tetapi di daerah-daerah lain. Termasuk wilayah daerah eks Karisidenan Pati.
Jumlah raskin tahun ini, lanjutnya, ternyata hampir sama dengan raskin yang
dibagikan di 2011. Sebelum akhirnya di 2012 penerima raskin ditambah.
Mensosialisasikan
raskin tahun ini, ia mengaku telah koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan
desa di Jepara. koordinasi dilakukan karena kedua intansi itulah yang nantinya
menjadi penyalur raskin ke masyarakat. “Operasional nanti tetap dijalankan di
tingkat kecamatan dan desa,” ujarnya.
Sementara
sistem pembayaran raskin, Salembayong mengatakan, sebagaimana hukumnya yaitu cash
and carry. Sayangnya sistem ini belum berjalan seluruhnya di Kabupaten
Jepera. “Hukum pembayarannya seharusnya cash and carry. Tetapi belum semua desa
menjalankan itu, tetapi beberapa sudah ada yang menjalankan,” ungkapnya. Masalah
harga raskin, lanjutnya, tahun ini tidak ada perubahan berarti. Artinya per KK
akan menerima 15 Kg per bulan dengan harga per Kg Rp 1.600. “Tidak ada
masalah,” tandasnya. (gnr)
SEJARAH JEPARA
Tidak ada komentar: