Kasus DBD Pada 2012 Meningkat Tajam
Kasus DBD Pada 2012 Meningkat Tajam
JEPARA-Jumlah penderita Demam Berdarah Dengue
(DBD) di Jepara selama 2012 naik seratus persen dibandingkan 2011 lalu.
Tercatat DBD 2012 sebanyak 607 kasus dengan jumlah penderita meninggal sebanyak
tiga orang. sementara di 2011 lalu jumlah kasus DBD yang ditemukan sebanyak 301
dengan jumlah penderita meninggal satu orang.Dari jumlah penderita DBD didominasi dari Kecamatan
Jepara dan Tahunan. Yaitu antara 3-4 penderita ditemukan per bulan. Kedua
daerah ini didindikasikan selain padat penduduk juga mobilitas masyarakat cukup
tinggi.
Kasi Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit pada
Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara, Bambang Hadi K mengatakan, perbedaan
jumlah penderita di dua tahun tersebut dipengaruhi oleh banyak hal. Di antara
kondisi iklim, vektor nyamuk, curah hujan, suhu kelembaban, serta pola hidup
kesehatan masyarakat. Terbanyak
penderita (DBD) ditemukan di Tahunan dan Jepara,” ujarnya.
Menurutnya nyamuk DBD itu nyamuk priyai. Dikatakan
demikian karena nyamuk jenis ini sangat suka di lokasi air bening, cukup
cahaya, banyak oksigen, dan air tidak tersentuh tanah. “Berbeda dengan nyamuk
jenis lainnya,” paparnya.Langkah antisipasi saat ini yang telah dilakukan DKK
Jepara, lanjutnya, yaitu telah dilaksanakan foging sejak awal musim
penghujan lalu di beberapa lokasi. Di antaranya yaitu Kecamatan pakis Aji; Desa
kelet, Kecamatan Keling; sekitar kompleks Polres Jepara Kecamatan Jepara, Desa
Jenggotan, Kecamatan Bangsri; dan Desa Gemiring Kidul, Kecamatan Nalumsari.
Foging dilakukan di daerah tersebut, lanjutnya,
karena sebelumnya telah memenuhi beberapa kriteria yang sebelumnya dilakukan
investigasi epidimologi. Di antaranya, ditemukan penderita DBD. Kedua, jarak
sekiar 100 meter dari lokasi pertama penderita DBD ditemukan penderita dengan
jenis penyakit yang sama. Jika kreteria tersebut belum ditemukan, maka tidak
akan dilakukan foging.
“Aksi mematikan jentik nyamuk paling aman itu PSN,
kemudian abatisasi. Foging itu alternatif terakhir, guna memutus mata rantai
perkembangan nyamuk. Ini dikarenakan foging mengandung pestisida beracun,” jelasnya.
Pencari Pelestari Donor Darah Sukarela pada UPT
Palang Merah Indonesia (PMI) Jepara Parino menambahkan awal Januari 2013 ini
penderita DBD grafiknya cenderung naik. Hal ini bisa diketahui dari peningkatan
jumlah keluarga pasien DBD yang meminta kantung darah trombosit. “Grafiknya naik, namun angkanya kami
belum hitung,” terangnya.(gnr)

Tidak ada komentar: