NBL MEDIA

BERKAH, TUMBUH, BERKEMBANG, MAJU BERSAMA

Cuaca Memburuk, Syahbandar Kembali Keluarkan Larangan Berlayar



 JEPARA-Hingga pertengahan Februari ini, cuaca di Perairan Jepara belum sepenuhnya aman untuk melakukan pelayaran. Nyatanya, mulai Senin (18/02) ini, Syahbandar Jepara kembali mengeluarkan larangan berlayar untuk dua kapal penyeberangan ke Karimunjawa yakni KMP Muria dan KMC Ekpress Cantika 89.

”Mulai hari ini (Senin), kita memang mengeluarkan larangan berlayar. Keputusan ini diambil berdasarkan kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk melakukan pelayaran dan berbahaya bagi penumpang,” ujar Yuniarso, Kepala Syahbandar Jepara.

Informasi dari BMKG, lanjut Yuniarso, ketinggian gelombang antara 2 hingga 4 meter sedangkan kecepatan angin berkisar 15-17 knot/jam. Kondisi ini jelas tidak memungkinkan untuk melkaukan pelayaran. ”Alasan keselamatan paling kita utamakan sehingga perahu nelayan pun jangan sampai nekad,” imbuhnya.

Pada Sabtu  dan Minggu lalu, KMP Muria sebenarnya masih beroperasi seperti biasa. Akan tetapi mengalami keterlambatan. Hari sabtu KMP Muria berangkat dari Jepara pukul 09.00 WIB dan tiba di Dermaga Karimunjawa sekitar pukul 17.00 WIB atau terlambat dua jam. Lebih parah lagi ketika balik ke Jepara hari minggunya. Kapal yang berangkat pukul 09.00 baru tiba di Dermaga Jepara sekitar pukul 19.30 WIB. ”Laju kapal terpaksa diperlambat, karena kenyataan di lapangan gelombangnya jauh lebih tinggi dari perkiraan awal. Sehingga meskipun terlambat dari semestinya, keselamatan lebih diutamakan,” jelasnya. (gnr)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.