NBL MEDIA

BERKAH, TUMBUH, BERKEMBANG, MAJU BERSAMA

Harga Anjlok, Petani Pilih Timbun Garam di Gudang


JEPARA-Berbeda dengan tahun- tahun sebelumnya, harga garam di Kabupaten Jepara anjlok. Jika biasanya para petani bisa menjual garam dengan harga Rp. 30.000/kwintal, tahun ini garam buatan petani di Jepara hanya dihargai Rp. 20.000/kwintal. Untuk itu mereka memilih menimbun garam di dalam gudang masing-masing.

Gudang garam yang berada di tepi tambak di kawasan pantai Kedung penuh dengan garam. Pasalnya di musim jual garam tahun ini, para petani lebih memilih menyimpan/menimbun garam dibandingkan menjualnya. Hal ini dikarenakan harga jual garam tahun ini, mengalami penurunana yang signifikan. Hal ini seperti yang disampaikan Aksan (50) petani garam asal Desa Bulak Baru Kecamatan Kedung.

Menurut Aksan, jika harga normal per kwintal biasanya mereka bisa menjual sekitar Rp. 30.000 s/d Rp 40.000 rupiah. Namun musim jual garam tahun ini, harga garam mereka dihargai Rp. Rp. 20.000 perkwintal. Sedangkan para petani kecil, terpaksa menjual garamnya dengan harga murah untuk memenuhi kehidupans ehari hari. “Paling keras ditawar Rp. 23.000, dan petani garam kecil sudah melepasnya” menurutnya.  (gnr)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.