Terancam Abrasi, Pantai Jepara Ditanami 50 Ribu Mangrove
JEPARA-Kepedulian terhadap kerusakan ekosistem mangrove di
Jepara, ditunjukkan OISCA (Organization for Industrial Spiritual and Cultural
Advancement). Mulai Senin (28/1), NGO asal Jepang ini melakukan penanaman 50
ribu bibit mangrove di Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung. Sehingga
pantai di Jepara sepanjang 35 KM bisa diselamatkan.
“Ini
bagian dari upaya kami merehabilitasi mangrove di desa ini,” kata koordinator
OISCA Kabupaten Jepara, Bambang Hadi Sutrisno, saat ditemui di lokasi penanaman
yang berada di tambak sekitar muara Sungai Serang. Muara sungai menjadi batas
Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, dengan Desa Kedungmutih,
Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak.
Rencananya,
bibit mangrove ditanam di pematang tambak menggunakan metode rumpun dengan
sistem Sylvofishery. Selain itu akan dilakukan penanaman di bantaran Sungai
Serang yang diharapkan mampu menahan laju abrasi. Pada lokasi ini, abrasi sudah
menggerus lokasi pemakaman desa. (gnr)

Tidak ada komentar: