Petinggi Terpilih, Jangan Mengecewakan Warga.
JEPARA-Hasil pelaksanaan Pilpet yang ditunjang dengan kemananan
dan kondusifitas Desa, adalah bukti nyata adanya semangat kebersamaan untuk
menjunjung tinggi pelaksanaan demokrasi di Desa Pendosawalan. Bupati Jepara
dalam setiap pemantauanj dan pelantikan Petinggi selalu menkankan agar Petinggi
terpilih untuk tidak menecewakan warga. Artinya keberhasilan petinggi terpilih
bukan semata- mata karena kehebatan pribadi.
Namun dukungan, dorongan daan partisipasi pasti selalu ada disamping dari
warga pemilih. Demikan halnya dengan Ibu Petinggi/Istri Petinggi sebagai
Sesepuh sekaligus Ketua PKK Desa. Keduanya harus seiring sejalan dapat
merangkul seluruh warga masyarakat untuk mendukung terus keberhasilan, kemajuan
dan kesejahteraan warga Desa. Termasuk didalamnya dengan calon petinggi, mantan
Petinggi serta Tokoh masyarakat dan agama.
Ibarat “Kacang Lupa Kulitnya”, Petinggi sebagai Pemimpin Paling Tinggi
diharapkan jangan sampai meninggalkan masyarakatnya. Usia boleh Muda, tetapi
sebagai Petinggi prinsip kepemimpinan harus dipegang teguh dengan mengedepankan
tugas pokok dan fungsi sesuai aturan dan peraturan yang ada. Hal tersebut
selaras dengan harapan pemerintah kabupaten yang mengganti sebutan Kepala Desa
menjadi Petinggi.
Dimana Kepala Desa konotasinya bisa diplesetkan dan dibuat jelek, yaitu
“Kepala Dosa”. Maka Pemerintah mengembalikannya pada budaya Jepara yang telah
lama turun tumurun dengan menyebut istilah Kepala Desa dengan “Petinggi atau
Pimpinan Paling Tinggi” yang dapat mengayomi seluruh warga Desa. (gnr)

Tidak ada komentar: