Harta Benda Ikut Lenyap
JEPARA-“Saya tidak bisa menyelamatkan barang-barang dan ayam
saya, karena saat tiba di rumah bagian belakang rumah saya sudah roboh
tertimbun tanah” jelas Anim. Menurut pengakuan Anim, hari hari biasa ia hanya
tinggal sendirian di rumah.. Karena sudah berpisah dengan suaminya. Sedangkan
dua anaknya pergi bekerja ke luar kota. “Tiap hari memang saya tinggal
sendirian di rumah” ujarnya.
Lebih jauh
dijelaskan, selama tiga belas tahun tinggal di rumahnya tersebut. Anim mengaku
sudah tiga kali mengalami musbah longsor. Namun baru kali ini yang paling
parah. Saat tiap kali hujan deras mengguyur rumahnya tersebut, ia mengaku tidak
pernah tidur. Ia sellalu wsspada jika terjadi longsor. Karena kebetulan
rumahnya tersebut berada perisi dibawah tanah setinggi tujuh meter. “Tiap kali
hujan saya sudah kawatir, karena sudah tiga kali terjadi longsor” paparnya.
Selain menimpa dua
rumah di dua desa tersbeut/ tingiinya curah hujan serta angin kencang beberapa
hari terakhir, juga merobohkan dapur rumah milik seorang janda Sukijah (55)
warga RT 20 RW 03 Dukuh Gumuk Sampar Desa Tanjung kecamatan Pakis Aji. Bangunan
dapur Sukijah ambruk diterjang angin kencang. Hingga kini warga tengah bergotong
royong untuk membersihakn puing-uing reruntuhan bangunan.(gnr)
Tidak ada komentar: