NBL MEDIA

BERKAH, TUMBUH, BERKEMBANG, MAJU BERSAMA

Mebel Jepara Terancam Hancur


 JEPARA - Ekspor mebel, furniture dan produk ukir-ukiran asal Kabupaten Jepara ke ratusan negara di dunia turun drastis pada tahun 2012. Krisis ekonomi di kawasan Eropa dan Amerika Serikat dituding menjadi faktor kuat menurunnya  ekspor berbagai produk berbahan kayu asal Kota Ukir tersebut. Kondisi ini mengancam eksistensi perusahaan mebel. Mereka terancam hancur. Karena kondisi pasar di Eropa tidak mendukung.

Tahun 2012, nilai ekspor Jepara tercatat sebesar $ 102,8 juta   atau setara sekitar Rp964 miliar. Dengan jumlah volume ekspor 29,9  kilogram (kg). Jumlah ini turun dibanding dengan ekspor pada tahun 2011. Waktu itu, nilai ekspor tercatat sebesar $ 111,7 juta .  Atau setara dengan Rp 980,2 miliar. Dengan jumlah volume ekspor sebanyak 34 juta  kg.

Kabid Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jepara, Subkhan mengatakan penurunan nilai ekspor produk berbahan kayu asal Kota Ukir pada tahun 2012 cukup mengagetkan. Sebab selama tiga tahun terakhir, mulai 2009 - 2011 trend ekspor mebel Jepara mengalami kenaikan. Baik dari sisi volume, nilai ekspor maupun negara tujuan serta eksportir asal Jepara sendiri.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.